Banyak anak muda yang mulai memberanikan diri untuk menjadi wirausaha muda demi menjalankan sebuah model bisnis. Tak sedikit, sosok yang menginspirasi wirausaha muda untuk merintis bisnis dengan segala tantangan.
“Namun disini ada satu Mutiara yang terpendam yakni “Mas Soim”, lewat tangan dingin beliaulah desa ini menjadi dikenal. Berbagai inovasi dilakukannya. Contoh kecil, disebelah ruang ini banyak kambing etawa, beliau mengadakan berbagai event terkait bagaimana belajar memelihara kambing, memerah susu dan lain sebagainya”, demikian dikatakan oleh Acmad Husein S.E, MM. saat membuka acara Pelatihan Kewirausahaan pemuda Berbasis klaster Kuliner, di Home stay Kang Soim desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, (27-29 Juni 2022).

Insert : Pemilik edu wisata "Kang Soim", Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman.
Dikatakan pula oleh Kepala dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang bahwa Wirausaha muda tak perlu menempuh pendidikan formal untuk menjalankan sebuah model bisnis. Anak muda dapat mempelajari pengalaman orang-orang yang telah merintis dan menghadapi berbagai tantangan dalam dunia bisnis.
“Belajar itu perlu, tetapi belajar bisa dilakukan diluar sekolah formal, bahkan orang yang sukses tak berasal dari keilmuan bisnis, Pembelajaran itu bukan dari kuliah atau dosen, pembelajaran dapat diperoleh dari orang yang sudah sukses, langsung dari berdiskusi dengan para pelaku usaha, termasuk disini dengan Mas Soim, dan Narasumber yang lainnya, ada Mas Ardin, Mas Nasichu, Pak Aryanto ketua KNPI Kabupaten Magelang, dan Pak Pijar handoyo.” Imbuhnya.

Insert : Pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Klaster Kuliner Oleh Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, S. Achmad Husein, SE, MM di Ngargoretno.
Pelatihan kewirausahaan sendiri, bekerjasama dengan KNPI Kabupaten Magelang. Sementara Ketua KNPI Kabupaten Magelang, Ariyanto mengatakan bahwa KNPI Kabupaten Magelang dalam rangka ikut menyukseskan pembangunan daerah melalui pariwisata,
“KNPI telah menyiapkan pemuda dengan memberikan keahlian kuliner agar mampu melayani kebutuhan didunia pariwisata Diadakan diwisata desa untuk menumbuhkan semangat pemuda dalam membangun potensi daerahnya.” tanda Ariyanto (Widodo Anwari)