A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 55
Function: _userAgent

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 17
Function: browser_user

File: /home/skpd050/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd050/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd050/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 160
Function: _userAgent

File: /home/skpd050/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 18
Function: os_user

File: /home/skpd050/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd050/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd050/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

Disparpora Kabupaten Magelang

Bamboo Lighting di Ketep Pass Kabupaten Magelang

Thu, 10 2017 dilihat: 79 kali


Akhir pekan ini, di lokasi wisata gardu pandang merapi itu bakal digelar even yang tak biasa. Yakni Bamboo Lighting Festival pertama di Indonesia. Even besar semacam ini hanya pernah diadakan di Jepang

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Ketep Pass Edward Alfian mengatakan wisata Ketep Pass akan disulap dengan dekorasi bamboo lighting. Festival ini akan dilaksanakan mulai tanggal 20-22 Oktober mendatang.

 

“Acara ini kita ambil sebagai salah satu alternatif wisata malam hari di Kabupaten Magelang yang sejauh ini belum banyak terlihat,” papar dia.

 

Untuk menyemarakkan acara ini, panitia juga menyajikan berbagai hiburan untuk dinikmati. Diantaranya dengan mengundang musisi Uyau Moris dari Kalimantan. Musisi asli dayak ini bakal memadukan  musik tradisi Dayak, Jawa, Sumatra, dengan bermacam alat musik konvensional modern seperti drum, bass, keyboard, atau gitar. “Dia akan menghibur wisatawan pada malam minggu,” papar dia.

 

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai stand pameran. Pameran ini terdiri dari potensi-potensi desa wisata, kuliner, kerajinan tangan dan lain sebaggainya.

 

Selain itu juga disemarakkan dengan kirab gunungan, lomba foto, pameran tosan aji, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.  “Spesial pada malam minggu pengunjung akan mendapatkan bamboo letern (lentera bambu) yang akan dinyalakan secara bersamaan,” paparnya. (bn1) (sumber : Borobudurnews)