foto : dari Injouney Destinations
Donasi Lampion Waisak Borobudur 2026 Dibuka Mulai 18 April
Magelang – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin ikut serta dalam perayaan Waisak, program donasi Lampion Waisak 2026 di Candi Borobudur resmi dibuka mulai 18 April 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam pelepasan lampion yang menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam rangkaian perayaan Waisak.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa donasi ini terbuka untuk siapa saja, tanpa memandang latar belakang agama. Setiap donasi yang diberikan nantinya akan dikonversikan menjadi lampion yang akan diterbangkan pada malam puncak perayaan sebagai simbol doa, harapan, dan kedamaian.
“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam perayaan Waisak. Lampion yang dilepaskan bukan sekadar atraksi visual, tetapi juga membawa pesan spiritual tentang harapan dan kebajikan,” ujar perwakilan panitia.
Selain menjadi bagian dari tradisi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman unik bagi para peserta. Banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk menuliskan doa dan harapan mereka sebelum lampion diterbangkan ke langit malam Borobudur yang megah.
Panitia juga mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena jumlah lampion yang tersedia terbatas setiap tahunnya. Informasi mengenai mekanisme donasi, harga paket, serta jadwal pelepasan lampion dapat diakses melalui kanal resmi penyelenggara.
Perayaan Lampion Waisak di Candi Borobudur sendiri dikenal sebagai salah satu agenda budaya dan spiritual terbesar di Indonesia yang selalu menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
Dengan dibukanya donasi sejak 18 April 2026, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi dan merasakan langsung keindahan serta makna mendalam dari tradisi pelepasan lampion ini